Ketika Comment Section Jadi Main Character: A New Perspective for Every Advertising Agency

Post date

Pernah nggak, kamu nemu video lucu di TikTok, terus awalnya cuma mau nonton sebentar. Tapi begitu buka kolom komentar, malah ketawa lebih kenceng, nemu konteks baru, atau bahkan ikut nimbrung karena ternyata banyak orang punya pemikiran yang sama?

Sometimes, the content is just the beginning. The real entertainment happens in the comments.

Di Indonesia, fenomena ini makin terasa. Audiens nggak cuma menikmati konten, tapi juga menikmati bagaimana orang lain meresponsnya. Bahkan, nggak jarang komentar justru menjadi alasan seseorang bertahan lebih lama di sebuah post.

The Comment Section Is Becoming an Experience of Its Own

Dulu, comment section mungkin cuma dianggap sebagai tempat meninggalkan feedback atau reaksi. Sekarang, fungsinya berkembang jadi semacam second layer of content.

Sebuah video sederhana bisa terasa jauh lebih lucu karena komentar netizen yang witty. Konten yang awalnya membingungkan bisa jadi lebih informatif karena ada yang menambahkan konteks. Bahkan, satu komentar relatable seperti “ternyata bukan cuma gue yang mikir gini” bisa memicu percakapan panjang.

Ada beberapa alasan kenapa kita betah membaca komentar:

  • Information: Mendapatkan konteks atau informasi yang nggak ada di video.
  • Perspective: Melihat sudut pandang orang lain yang mungkin nggak terpikir sebelumnya.
  • Entertainment: Menemukan punchline, meme, atau jokes yang lebih lucu dari konten aslinya.
  • Discovery: Menemukan istilah, topik, atau hal baru yang akhirnya bikin kita search sendiri.

 

Menariknya, perilaku ini juga berkaitan dengan bagaimana audiens menggunakan social media sebagai search engine. TikTok Marketing Science bersama WARC dalam Global Future of Search Study (2025) menemukan bahwa 2 dari 3 pengguna TikTok yang melakukan pencarian menemukan hal berguna di luar apa yang awalnya mereka cari.

Artinya, sebuah interaksi bisa membuka pintu menuju discovery yang lebih luas.

When the Audience Becomes Part of the Content

Yang menarik, percakapan ini nggak selalu berhenti di kolom komentar. Komentar lucu bisa di-screenshot, dijadikan meme, direact oleh creator, bahkan berkembang menjadi konten baru.

This is where audience participation becomes part of the creative process.

Dalam TikTok Next 2026 Trend Report, TikTok juga menyoroti bagaimana komentar, meme, dan interaksi komunitas semakin menjadi bagian dari creative canvas sebuah brand.

Buat brand dan content creator, ini membuka perspektif baru: konten yang engaging bukan cuma konten yang enak ditonton, tetapi juga konten yang punya sesuatu untuk dibicarakan.

What This Means for Brands and Marketers

Bagi sebuah brand, membuat konten yang menarik perhatian saja mungkin belum cukup. Pertanyaannya sekarang: apakah konten tersebut punya ruang untuk audiens ikut berpartisipasi?

Bukan berarti semua konten harus dibuat kontroversial atau sengaja memancing engagement. Justru, konten yang relatable, entertaining, dan culturally relevant sering kali memberikan ruang percakapan yang lebih natural.

Di sinilah peran strategic content planning menjadi penting. Baik untuk company branding maupun KOL campaign, memahami audience behavior bisa membantu brand menemukan angle yang lebih dekat dengan keseharian audiens.

Sebagai advertising agency, media agency, marketing agency, hingga influencer agency atau KOL agency, memahami dinamika ini juga menjadi bagian dari bagaimana sebuah campaign dirancang. Creator agency pun perlu melihat creator bukan hanya sebagai talent yang menyampaikan pesan, tetapi sebagai individu yang punya komunitas dan conversation style tersendiri.

Karena pada akhirnya, engagement bukan cuma soal berapa banyak orang yang melihat sebuah konten. It’s also about what happens after they watch it.

We Came for the Video. But We Stayed for the Comments.

Mungkin kita memang nggak selalu mencari sesuatu yang spesifik ketika membuka kolom komentar. Kadang cuma ingin tertawa, mencari validasi, atau melihat apakah orang lain menangkap joke yang sama.

Tapi dari interaksi sederhana itu, audiens bisa menemukan informasi, hiburan, perspektif, bahkan cerita baru.

The content gets people in. The conversation makes them stay. And sometimes, the most interesting part of a post isn’t the post itself. It’s what everyone has to say about it.

Mediatics akan bantu brand-mu untuk menggali insight, menemukan cultural moments, dan mengembangkan campaign di media sosial yang bisa menghidupkan kolom komentar dan menjalin koneksi yang kuat dengan para audiens.

Contact our Business Development team today!

PT MEDIATICS DIGITAL INDONESIA

99 Playpark, Jl. Mampang Prapatan XV No. 99Jakarta 12790, Indonesia

Setiabudi 2 Building, 2nd Floor JL. H.R. Rasuna Said Kav. 62 Jakarta 12920, Indonesia

CONTACT

WhatsApp

+628-1212-2727

Mediatics Logo
© Mediatics Digital Indonesia. All Rights Reserved.