Gen Z saat ini menjadi kelompok generasi terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Gen Z mencakup 24,93% dari total 284,67 juta penduduk Indonesia, atau sekitar 71 juta orang.
Dengan jumlah sebesar itu, Gen Z punya pengaruh besar terhadap cara brand membangun komunikasi di era digital. Namun, Gen Z bukan audiens yang mudah diyakinkan lewat ads biasa. Mereka terbiasa hidup di tengah banyak pilihan, melihat review produk, dan memperhatikan rekomendasi influencer sebelum akhirnya percaya pada sebuah brand.
Yakin brand-mu sudah mengenal audiens Gen Z?
Strategi digital marketing untuk Gen Z perlu dimulai dari pemahaman tentang cara mereka berpikir.
Gen Z tidak hanya menerima pesan brand begitu saja, tetapi mereka juga menilai apakah pesan tersebut relevan, organik, dan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Brand perlu memahami karakter Gen Z sebelum menentukan pendekatan komunikasi yang tepat.
1. Selektif terhadap pesan brand
Gen Z terbiasa melihat banyak konten setiap hari, mulai dari short-form video, thread, sampai meme. Dengan kebiasaan seperti itu, Gen Z memang bisa cepat menangkap pesan, tetapi juga langsung scroll down kalau kontennya terasa gak relevan.
Brand perlu membuat hook, visual, dan headline yang mampu menarik perhatian Gen Z sejak awal, sambil memastikan pesan utama & value tetap tersampaikan dengan jelas.
2. Menilai brand dari rekomendasi orang lain
Rata-rata Gen Z tidak langsung percaya hanya karena brand mengklaim dirinya bagus. Sebelum memilih brand, biasanya Gen Z akan melihat review, rekomendasi influencer, atau pengalaman dari orang lain.
That’s why, brand perlu membangun social proof di berbagai touchpoint. Ketika pesan brand diperkuat oleh sumber yang kredibel, Gen Z akan lebih mudah melihat brand sebagai pilihan yang bisa dipercaya.
3. Lebih suka brand yang natural & apa adanya
Gen Z cenderung memilih brand yang komunikasinya natural dan apa adanya. Mereka bisa dengan cepat mengenali pesan yang terlalu dipaksakan atau tidak sesuai dengan karakter brand.
Dalam strategi digital marketing, authenticity bukan berarti brand harus selalu ikut tren yang lagi populer. Yang lebih penting adalah apakah brand bisa menyampaikan pesan dengan cara yang relevan, konsisten, dan sesuai dengan karakter brand itu sendiri.
Kalau sudah memahami cara Gen Z melihat brand, langkah berikutnya adalah menentukan strategi yang sesuai. Karena untuk menjangkau mereka, brand nggak cukup hanya muncul di banyak channel, tapi juga perlu hadir dengan pesan dan pendekatan yang tepat.
Berikut beberapa strategi digital marketing yang cocok untuk menjangkau Gen Z
3 Strategi Digital Marketing buat Jangkau Gen-Z
1. Buat pesan yang autentik & mudah dipahami
Untuk menjangkau Gen Z, brand perlu mulai dari pesan yang jelas.
Apa yang ingin disampaikan? Kenapa pesan itu penting buat audiens? Dan bagaimana cara menyampaikannya dengan soft-selling?
Pesan yang terlalu formal, hard-sell, atau terlalu mengikuti tren tanpa konteks bisa membuat brand terlihat kurang relevan. Sebaliknya, pesan yang natural dan sesuai konteks justru lebih mudah membuat Gen Z tertarik.
2. Jangkau Gen Z lewat influencer marketing
Strategi digital marketing selanjutnya adalah influencer marketing.
Buat Gen Z, rekomendasi yang terasa “dekat” biasanya lebih mudah dipercaya. Pemilihan influencer yang tepat bisa membantu brand menyampaikan pesan dengan cara yang lebih ringan, relatable, dan soft-selling.
3. Bangun trust dengan Gen Z lewat media placement
Strategi selanjutnya adalah media placement. Dalam strategi digital marketing, media placement perlu dirancang secara strategis agar exposure yang dihasilkan sesuai dengan target audiens dan objective campaign. Formatnya bisa mencakup display ads, social ads, YouTube ads, hingga placement lain yang disesuaikan dengan konteks campaign dan efisiensi budget.
Buat Gen Z, hal ini penting karena kredibilitas brand tidak hanya dibangun dari owned channel. Kehadiran di media yang relevan dapat memperkuat social proof dan membantu brand lebih mudah dipercaya.
Saatnya bikin brand-mu lebih relevan bareng Mediatics!
Mediatics siap bantu brand-mu bikin strategi digital marketing buat Gen Z yang lebih relevan dan tepat sasaran lewat Influencer Marketing dan Media Placement.
Contact our Client Relation now!